Krolonogi Lengkap Pelesiran Setya Novanto Kata Ditjen Pemasyarakatan

Lebahpers.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan kronologi lengkap terkait penyalahgunaan izin berobat narapidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov). Bandar Bola Dewancash

Saat diterbitkan izin berobat di Rumah Sakit (RS) Santosa Bandung, mantan Ketua DPR RI itu sempat pelesiran di salah satu toko bangunan di daerah Padalarang, Bandung Barat.

“Setnov diduga telah menyalahgunakan izin berobat yang diberikan. Keberadaan Setnov di salah satu toko bangunan di Padalarang merupakan tindakan melanggar tata tertib lapas/rutan. Petugas pengawal telah diperiksa karena tidak menjalankan tugasnya sesuai standar operasional prosedur,” Ujar Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Ade mengungkapkan, awalnya pada Senin (10/6), dilaksanakan sidang tim pengamat pemasyarakatan untuk mengusulkan perawatan lanjutan di rumah sakit luar lapas dalam hal ini RS Santosa Bandung.

“Pada Selasa (11/6) dengan pengawalan ketat petugas lapas dan Kepolisian Sektor Arcamanik, sekitar pukul 10.23 WIB Setnov diberangkatan untuk menjalani perawatan di RS Santosa daerah Bandung,” ujar Ade.

Setnov tiba di RS Santosa Bandung pukul 10.52 WIB, dengan keluhan sakit tangan sebelah kiri tidak bisa digerakkan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter RS Santosa, Setnov menjalani perawatan rawat inap di lantai 8 kamar 851 RS Santosa,” sambung dia.

Selanjutnya pada hari Jumat (14/6) pukul 14.25 WIB, dilaksanakan serah terima pengawalan di RS Santosa Bandung dari petugas atas nama FF ke petugas atas nama S berdasarkan surat perintah Kalapas No.W.11.PAS.PAS1.PK.01.04.02-4045.

“Pukul 14.55 WIB Setnov keluar ruang perawatan menuju lift menggunakan kursi roda didampingi keluarganya dan meminta izin untuk menyelesaikan administrasi rawat inap di lantai 3 RS Santosa,” kata Ade.

Kemudian pada pukul 14.49 WIB, pengawal atas nama S mengecek ke ruang administrasi bahwa ternyata Setnov sudah tidak ada di ruang administrasi.

“Pukul 17.54 WIB, Setnov kembali ke RS Santosa dan pukul 19.51 WIB, pengawal atas nama S dan Setnov tiba di Lapas Klas I Sukamiskin,” sambung Ade.

Ia menyimpulkan bahwa benar Setnov tidak ada di RS Santosa pada pukul 14.48 WIB sampai 17.55 WIB.

Setelah mengetahui peristiwa pelesiran tersebut, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan sementara petugas pengawal berinisial S.

Kemudian, dilakukan pemeriksaan terhadap Setnov yang telah menyalahgunakan izin berobat oleh tim pemeriksa .

“Setnov langsung dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur. Pertimbangannya karena Rutan Gunung Sindur adalah rutan dengan pengamanan maksimun ‘one man one cell’ untuk teroris,” sambung Ade.

Penempatan itu bertujuan agar di hari mendatang tidak terjadi pelanggaran tata tertib lapas/rutan yang dilakukan oleh Setnov.

“Selanjutnya apakah Setnov akan tetap menjalani pidana di Rutan Gunung Sindur atau tidak, menunggu hasil pemeriksaan tim Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat beserta tim dari Ditjen PAS,” sambung Ade. Agen DamQQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: